
Mukjizat sebelum menjadi RASUL
- Muhammad dilahirkan dalam keadaan sudah berkhitan.
- Pada usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun ia sudah boleh dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
- Halimah binti Abi-Dhua’ib, ibu susu Muhammad dapat menyusui kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya. Halimah dan suaminya pada awalnya menolak Muhammad kerana yatim. Namun, kerana alasan ia tidak ingin dicemuh oleh Bani Sa’d, ia menerima Muhammad. Selama dengan Halimah, Muhammad hidup secara nomad bersama Bani Sa’d di gurun Arab selama empat tahun.
- Abdul Muthalib, datuk kepada Muhammad menceritakan bahawa berhala yang ada di Ka’bah tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud ketika kelahiran Muhammad. Ia juga menceritakan bahawa ia mendengar dinding Ka’bah berbicara, “Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir, dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini.”
- Dikisahkan ketika Muhammad berusia empat tahun, ia pernah dibedah perutnya oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai malaikat. Peristiwa itu terjadi ketika Muhammad sedang bermain dengan anak-anak Bani Sa’d dari suku Badwi. Setelah kejadian itu, Muhammad dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah. Sirah Nabawiyyah, memberikan gambaran detail bahawa kedua orang itu, “membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengeluarkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salju.” Peristiwa seperti itu juga terulang 50 tahun kemudian saat Muhammad diisra’kan ke Jerusalem lalu ke Sidratul Muntaha dari Mekkah.
- Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad, ia telah dibimbing oleh Allah. Hal itu mulai nampak setelah ibu dan datuknya meninggal. Dikisahkan bahawa Muhammad pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi Jahiliyah, namun dalam perjalanan ke pesta ia merasa mengantuk yang teramat dan tidur di jalan sehingga ia tidak mengikuti pesta tersebut, kerana dia dipelihara oleh Allah dari berpesta mengikut umat jahiliyyah.
- Pendeta Bahira menceritakan bahawa dia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad ketika itu berusia 12 tahun sedang beristirehat di wilayah Bushra dari perjalanannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syiria. Pendeta Bahira menceritakan bahawa kedatangan Muhammad ketika itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah “cop kenabian” (tanda kenabian) di kulit lambungnya.
- Mukjizat lain adalah Muhammad pernah memendekkan perjalanan. Kisah ini terjadi ketika pulang dari Syiria. Muhammad diperintahkan Maisarah membawakan suratnya kepada Khadijah ketika perjalanan masih 7 hari dari Mekkah. Namun, Muhammad sudah sampai di rumah Khadijah tidak sampai satu hari. Dalam kitab as-Sab’iyyatun fi Mawadhil Bariyyat, Allah memerintahkan pada malaikat Jibril, Mikail, dan mendung untuk membantu Muhammad. Jibril diperintahkan untuk melipat tanah yang dilalui unta Muhammad dan menjaga sisi kanannya sedangkan Mikail diperintahkan menjaga di sisi kirinya dan mendung diperintahkan menaungi Muhammad.
.
Peristiwa-peristiwa di dalam Ghuzwah
- Air keluar dari jari-jemari Rasulullah S.a.w.
Dari Tsabit r.a bahawa Rasulullah S.a.w berdoa untuk mendapatkan air. Lalu baginda datang dengan membawa sebuah bejana yang cukup besar yang di dalamnya ada sedikit air. Baginda S.a.w meletakkan jari-jari tangannya di dalam bejana itu. Ku lihat air memancar dari sela-sela jarinya. Semua orang mengambil wudhu’ dari air itu padahal aku memperkirakan mereka yang wudhu’ ada seramai tujuh puluh hingga ke lapan puluh orang. Riwayat Bukhari dan Muslim
Dan banyak lagi hadith-hadith berkenaan air keluar dari jari-jemari Rasulullah …….
- Perigi yang kering kembali berair.
Muslim meriwayatkan dari Salamah bin Al Aqwa ia berkata , “Kami yang berjumlah seribu empat ratus orang tiba di Hudaibiyyah bersama nabi S.a.w. Kami semua dan empat puluh ekor kambing yang dibawa tidak mendapatkan air. Selanjutnya nabi S.a.w berjongkok di bibir sebuah perigi (yang kering). Entah baginda berdoa atau meludah ke sana, namun yang jelas tiba-tiba memancar air yang sangat deras. Akhirnya kami dapat minum sepuas-puasnya, begitu pula dengan kambing-kambing kami”.
- Turunnya hujan dengan serta-merta selepas Rasulullah S.a.w berdoa
Abu Nu’aim meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahawa ada sekelompok orang datang kepada Rasulullah S.a.w. Mereka memohon agar beliau berdoa kepada Allah S.w.t supaya menurunkan hujan kepada mereka. Maka beliau bersabda, “Ya Allah, siramilah kami dengan air hujan yang merata, menyenangkan, dapat menyuburkan tanah , yang melimpah, mencukupi, bermanfaat dan tidak menimbulkan bahaya, segera turun dan tidak terlambat”.
Maka hujan turun kepada mereka selama tujuh hari berturut-turut.
- Pokok sujud dan bersaksi di atas kerasulan Muhammad S.a.w – ianya diriwayatkan oleh Ad Darimy, Abu Ya’la, At Thabrani, Al Bazzar, Ibnu Hibban Al Baihaqi dan Abu Nu’aim …….
- Pokok memberi salam kepada Rasulullah S.a.w – ianya diriwayatkan oleh Ahmad, At Thabrani, Al Baihaqi …..
.
Binatang, tumbuhan, alam dan benda mati
- Seekor serigala berbicara kepada Muhammad.
- Berbicara dengan unta yang lari dari pemiliknya yang menyebabkan masyarakatnya meninggalkan solat Isya’.
- Berbicara dengan unta pembawa hadiah raja Habib bin Malik untuk membuktikan bahawa hadiah tersebut bukan untuk Abu Jahal melainkan untuk Muhammad.
- Mengusap kantung susu seekor kambing untuk mengeluarkan susunya yang telah habis.
- Dua Sahabat Nabi S.a.w dibimbing oleh cahaya di waktu malam yang gelap gelita.
- Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.
- Pohon kurma dapat berbuah dengan seketika.
- Batang pohon kurma meratap kepada Muhammad.
- Berhala-berhala runtuh dengan hanya ditunjuk oleh Muhammad.
- Berbicara dengan gunung untuk mengeluarkan air bagi Uqa’il bin Abi Thalib yang kehausan.
- Berbicara dengan batu gilingan tepung Fatimah yang takut dijadikan batu-batu neraka.
- Mengubah emas hadiah raja Habib bin Malik menjadi pasir di gunung Abi Qubaisy.
- Memerintahkan gilingan tepung untuk berputar dengan sendirinya.
- Tubuh Muhammad memancarkan petir ketika hendak di bunuh oleh Syaibah bin ‘Utsman pada Perang Hunain.
.
.
Ghaib dan menidurkan musuh
- Menghilang / ghaib ketika akan dibunuh oleh utusan Amr bin at-Thufail dan Ibad bin Qays utusan dari Bani Amr pada tahun 9 Hijriah atau Tahun Utusan
- Menghilang ketika akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, ketika ia duduk di sekitar Ka’bah dengan Abu Bakar.
- Menghilang ketika akan dibunuh oleh Abu Jahal dimana ketika itu dia sedang solat.
- Menidurkan 10 pemuda Mekkah yang merancang untuk membunuhnya dengan taburan pasir.
.
Hal ghaib dan ramalan
- Mengetahui siksa kubur dua orang dalam makam yang dilewatinya kerana dua orang tersebut selalu shalat dalam keadaan kotor kerana kencingnya selalu mengenai pakaian solat.
- Mengetahui ada seorang Yahudi yang sedang disiksa dalam kuburnya.
- Meramalkan seorang isterinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan di sekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada ketika Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad.
- Meramalkan isterinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad
- Meramalkan Abdullah bin Abbas akan menjadi “bapa para khalifah” yang terbukti pada keturunan Abdullah bin Abbas yang menjadi raja-raja kekhalifahan Abbasiyah selama 500 tahun.
- Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.
- Meramalkan Kenapa Dunia Islam Menjadi Sasaran Pemusnahan, dan ramalan-ramalan seperti di bawah
- Seluruh Dunia Datang Mengerumuni Dunia Islam
- Ilmu Agama Akan Beransur-ansur Hilang
- Umat Islam Mengikuti Langkah-Langkah Yahudi dan Nasrani
- Akan wujudnya Golongan Anti Hadith dari kalangan umat Islam sendiri
- Islam Kembali asing sebagaimana datangnya dulu
- Memperingatkan tentang Bahaya Kemewahan
- Umat Islam Memusnahkan Orang-orang Yahudi
- Sifat Amanah Akan Hilang Sedikit Demi Sedikit
- Orang Yang Baik Berkurangan Sedang Yang Jahat Bertambah Banyak
- Zaman Dimana Orang Tak Pedulikan Dari Mana Mendapat kan Harta
- Harta Riba Wujud Di Merata Tempat
- Orang Meminum Khamar dan Menamakannya Bukan Khamar. Terbukti sekarang ramai yang menghisap DADAH, PIL-PIL KHAYAL dan seumpamanya.
- Sedikit Lelaki dan Banyak Perempuan
- Hamba Menjadi Tuan dan Terbinanya Banyak Bangunan Yang Mencakar Langit
- Ahli Ibadat Yang Jahil dan Ulama Yang Fasiq
- Orang Yang Berpegang Dengan Agamanya Seperti Memegang Bara Api
- Golongan Ruwaibidhah
- Peperangan Demi Peperangan
- Masa Akan Menjadi Singkat
- Munculnya Galian-galian Bumi
- Tanah Arab Yang Tandus Menjadi Lembah Yang Subur
- Ujian Dahsyat Terhadap Iman
- Peperangan Di Kawasan Sungai Furat (Iraq) Kerana Merebut Kekayaan. Terbukti bahawa Amerika Syarikat telah menakluki Iraq tidak lama dulu.
- Ulama Tidak Dipedulikan
- Islam pada Nama Sahaja
- Al Quran Akan Hilang dan Ilmu Akan Diangkat
- Lima belas Maksiat Yang Akan Menurunkan Bala
- Umat Islam Bermegah-megah Dengan Masjid
- Menggadaikan Agama Kerana Dunia
Dan hadith-hadithnya sila baca di Hadith tentang peristiwa akhir zaman
.
Mukjizat terbesar
- Membelah bulan dua kali untuk membuktikan kenabiannya pada penduduk Mekkah.
Bukhari meriwayatkan dari Ibnu mas’ud r.a. berkata, “Pada zaman Rasulullah s.a.w, bulan pernah terbelah menjadi dua. Sebelah berada di atas gunung dan satunya lagi di tempat lain, lalu baginda bersabda , “Saksikanlah”.
Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Anas r.a. bahawa penduduk Mekkah meminta kepada Rasulullah S.a.w untuk memperlihatkan tanda kerasulannya kepada mereka. Maka baginda S.a.w memperlihatkan bulan yang terbelah menjadi dua , sehingga mereka pun melihat jarak antara keduanya.
Dan beberapa hadith lagi …….
- Isra ke Masjidil Aqsa, Palestine dari Masjidil Haram, Mekkah lalu Mi’raj ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh dari Baitul Maqdis tidak sampai satu malam pada tanggal 27 Rajab tahun 11 Hijriah.
- Menerima Al-Qur’an sebagai Firman Tuhan terakhir padahal ia seorang yang buta huruf.
.

.
Rujukan :
1 – AlQuran
2 – Hikmah mukjizat Rasulullah S.a.w – Said Hawwa
3 – 50 mukjizat Rasulullah – Fuad Kauma
.
.
Bacaan berkaitan
Sambungan Antara mukjizat Nabi Muhammad S.a.w
.
.



Dis 14, 2009 @ 00:50:30
Surat Muhammad s.a.w Kepada Hercules
Hadis riwayat Abu Sufyan r.a, ia berkata: Aku berangkat ke Syam pada masa perdamaian Hudaibiah, iaitu perjanjian antara diriku dan Rasulullah saw. Ketika aku berada di Syam, datanglah sepucuk surat dari Rasulullah saw. yang ditujukan ke Hiraklius, Penguasa Romawi.
Yang membawa surat itu adalah Dihyah Al-Kalbi yang langsung menyerahkannya kepada Penguasa Basrah. Selanjutnya, Penguasa Basrah menyerahkan kepada Hiraklius. Hiraklius lalu bertanya: Apakah di sini terdapat seorang dari kaum lelaki yang mengaku sebagai nabi ini?
Mereka menjawab: Ya! Maka aku pun dipanggil bersama beberapa orang Quraisy lainnya sehingga masuklah kami menghadap Hiraklius. Setelah mempersilakan kami duduk di hadapannya,
Hiraklius bertanya: Siapakah di antara kamu sekalian yang paling dekat nasabnya dengan lelaki yang mengaku sebagai nabi ini? Abu Sufyan berkata: Lalu aku menjawab: Aku.
Kemudian aku dipersilakan duduk lebih dekat lagi ke hadapannya sementara teman-temanku yang lain dipersilakan duduk di belakangku. Kemudian Hiraklius memanggil juru terjemahnya dan berkata kepadanya: Katakanlah kepada mereka bahwa aku akan menanyakan kepada orang ini tentang lelaki yang mengaku sebagai nabi itu. Jika ia berdusta kepadaku, maka katakanlah bahwa ia berdusta.
Abu Sufyan berkata: Demi Allah, seandainya aku tidak takut dikenal sebagai pendusta, niscaya aku akan berdusta. Lalu Hiraklius berkata kepada juru terjemahnya: Tanyakan kepadanya bagaimana dengan keturunan lelaki itu di kalangan kamu sekalian?
Aku menjawab: Di kalangan kami, dia adalah seorang yang bernasab baik. Dia bertanya: Apakah ada di antara nenek-moyangnya yang menjadi raja?
Aku menjawab: Tidak. Dia bertanya: Apa kamu sekalian menuduhnya sebagai pendusta sebelum dia mengakui apa yang dikatakannya? Aku menjawab: Tidak.
Dia bertanya: Siapakah pengikutnya, orang-orang yang terhormatkah atau orang-orang yang lemah?
Aku menjawab: Para pengikutnya adalah orang-orang lemah. Dia bertanya: Mereka semakin bertambah ataukah berkurang?
Aku menjawab: Bahkan mereka semakin bertambah.
Dia bertanya: Apakah ada seorang pengikutnya yang murtad dari agamanya setelah dia peluk karena rasa benci terhadapnya?
Aku menjawab: Tidak.
Dia bertanya:Apakah kamu sekalian memeranginya?
Aku menjawab: Ya.
Dia bertanya: Bagaimana peperangan kamu dengan orang itu?
Aku menjawab: Peperangan yang terjadi antara kami dengannya silih-berganti, terkadang dia mengalahkan kami dan terkadang kami mengalahkannya.
Dia bertanya: Apakah dia pernah berkhianat?
Aku menjawab: Tidak. Dan kami sekarang sedang berada dalam masa perjanjian damai dengannya, kami tidak tahu apa yang akan dia perbuat. Dia melanjutkan: Demi Allah, aku tidak dapat menyelipkan kata lain dalam kalimat jawaban selain ucapan di atas.
Dia bertanya lagi: Apakah perkataan itu pernah diucapkan oleh orang lain sebelum dia?
Aku menjawab: Tidak.
Selanjutnya Hiraklius berkata kepada juru terjemahnya: Katakanlah kepadanya, ketika aku bertanya kepadamu tentang nasabnya, kamu menjawab bahwa ia adalah seorang yang bernasab mulia. Memang demikianlah keadaan rasul-rasul yang diutus ke tengah kaumnya.
Ketika aku bertanya kepada kamu apakah di antara nenek-moyangnya ada yang menjadi raja, kamu menjawab tidak. Menurutku, seandainya ada di antara nenek-moyangnya yang menjadi raja, aku akan mengatakan dia adalah seorang yang sedang menuntut kerajaan nenek-moyangnya.
Lalu aku menanyakan kepadamu tentang pengikutnya, apakah mereka orang-orang yang lemah ataukah orang-orang yang terhormat. Kamu menjawab mereka adalah orang-orang yang lemah. Dan memang merekalah pengikut para rasul.
Lalu ketika aku bertanya kepadamu apakah kamu sekalian menuduhnya sebagai pendusta sebelum dia mengakui apa yang dia katakan. Kamu menjawab tidak. Maka tahulah aku, bahwa tidak mungkin dia tidak pernah berdusta kepada manusia kemudian akan berdusta kepada Allah.
Aku juga bertanya kepadamu apakah ada seorang pengikutnya yang murtad dari agama setelah ia memeluknya karena rasa benci terhadapnya. Kamu menjawab tidak. Memang demikianlah iman bila telah menyatu dengan orang-orang yang berhati bersih.
Ketika aku menanyakanmu apakah mereka semakin bertambah atau berkurang, kamu menjawab mereka semakin bertambah. Begitulah iman sehingga ia bisa menjadi sempurna.
Aku juga menanyakanmu apakah kamu sekalian memeranginya, kamu menjawab bahwa kamu sekalian sering memeranginya. Sehingga perang yang terjadi antara kamu dengannya silih-berganti, sesekali dia berhasil mengalahkanmu dan di lain kali kamu berhasil mengalahkannya. Begitulah para rasul akan senantiasa diuji, namun pada akhirnya merekalah yang akan memperoleh kemenangan.
Aku juga menanyakanmu apakah dia pernah berkhianat, lalu kamu menjawab bahwa dia tidak pernah berkhianat. Memang begitulah sifat para rasul tidak akan pernah berkhianat.
Aku bertanya apakah sebelum dia ada seorang yang pernah mengatakan apa yang dia katakan, lalu kamu menjawab tidak. Seandainya sebelumnya ada seorang yang pernah mengatakan apa yang dia katakan, maka aku akan mengatakan bahwa dia adalah seorang yang mengikuti perkataan yang pernah dikatakan sebelumnya.
Dia melanjutkan: Kemudian Hiraklius bertanya lagi: Apakah yang ia perintahkan kepadamu?
Aku menjawab: Dia menyuruh kami dengan salat, membayar zakat, bersilaturahmi serta membersihkan diri dari sesuatu yang haram dan tercela.
Hiraklius berkata: Jika apa yang kamu katakan tentangnya itu adalah benar, maka ia adalah seorang nabi. Dan aku sebenarnya telah mengetahui bahwa dia akan muncul, tetapi aku tidak menyangka dia berasal dari bangsa kamu sekalian. Dan seandainya aku tahu bahwa aku akan setia kepadanya, niscaya aku pasti akan senang bertemu dengannya.
Dan seandainya aku berada di sisinya, niscaya aku akan membersihkan segala kotoran dari kedua kakinya serta pasti kekuasaannya akan mencapai tanah tempat berpijak kedua kakiku ini.
Dia melanjutkan: Kemudian Hiraklius memanggil untuk dibawakan surat Rasulullah saw. lalu membacanya. Ternyata isinya adalah sebagai berikut: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Pemurah, dari Muhammad, utusan Allah, untuk Hiraklius, Penguasa Romawi. Salam sejahtera semoga selalu terlimpah kepada orang-orang yang mau mengikuti kebenaran.
Sesungguhnya aku bermaksud mengajakmu memeluk Islam. Masuklah Islam, niscaya kamu akan selamat. Masuklah Islam niscaya Allah akan menganugerahimu dua pahala sekaligus. Jika kamu berpaling dari ajakan yang mulia ini, maka kamu akan menanggung dosa seluruh pengikutmu.
(Wahai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat ketetapan yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita mempersekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain daripada Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri kepada Allah).
Selesai ia membaca surat tersebut, terdengarlah suara nyaring dan gaduh di sekitarnya. Lalu ia memerintahkan sehingga kami pun segera dikeluarkan. Lalu aku berkata kepada teman-temanku ketika kami sedang menuju keluar, Benar-benar telah tersiar ajaran Ibnu Abu Kabasyah, dan sesungguhnya ia benar-benar ditakuti oleh Raja Romawi.
Abu Sufyan berkata: Aku masih terus merasa yakin dengan ajaran Rasulullah saw. bahwa ia akan tersiar luas sehingga Allah berkenan memasukkan ajaran Islam itu ke dalam hatiku.
(Muslim:3322)
Dis 17, 2009 @ 06:48:13
Mie….entah dari mana sumber2 kamu ni?….macam karangan2 pendek bahasa melayu lah kamu punya cerita tu…..ketara sangat direka2 cerita tersebut…..maksudnya dalam agama islam pun dah mula diubah isi kandungan asalnya kan? yang asal pun tak taulah macaman kesahihannya tu.
Dis 26, 2009 @ 17:25:20
memang cerita ini benar, dulu Palestin dikuasai oleh ROM..kamu tak baca sejarah ke?
Islam dikelilingi oleh kuasa besar ROM & Parsi semasa kedatangan Islam dahulu & Nabi Muhammad SAW mengutus surat kepada penguasa ROM supaya memeluk Islam.
Dis 29, 2009 @ 16:25:26
ramlan, teks di atas tu bukanya ayat AL-Quran, tu Riwayat kisah SAHABAT NABI kitab tu kau boleh baca jg dalam kitab HAYATUS SAHABAH karangan Seikhul Muhadhithin Maulana Zakaria R.Ah.
Kitab tu memuatkan kisah dakwah Nabi dan Sahabatnya.kitab tu memaparkan laporan sahabat Nabi kepada Rasululullah yg membawa ISLAM keluar Madinah dan Mekkah.
Al-Quran lain, Hadith lain
Dis 16, 2009 @ 23:23:22
apakah ya
Dis 29, 2009 @ 16:27:30
ya la..benda agama ni bukan bole main2
Dis 17, 2009 @ 14:58:54
Yang Mie berikan itu adalah sumber dari HADITH nabi. Bukan AlQuran
Dan ianya bersumberkan kepada banyak riwayat sahabat RASULULLAH sendiri
Dan saksikanlah mukjizat2 Muhammad UTUSAN ALLAH yang terakhir. Percayalah bahawa dia adalah UTUSAN ALLAH untuk umat AKHIR ZAMAN yang membawa PERJANJIAN TERAKHIR
Jika tidak mahu percaya juga, maka
“Bagimu agamamu dan bagiku agamaku”
Dis 17, 2009 @ 15:30:59
betul, setuju..^_^ “Bagimu agamamu dan bagiku agamaku”
Dis 29, 2009 @ 16:31:46
betul tu..ada juga pihak Rom yg tdk berpuas hati hingga tercetus jg peperangan dengan Sahabat R.A. kerana kehadiran Rasulullah mengugat mereka.Nabi bukanya mau harta mereka pun Nabi hnya mengajak mereka menyembah pada yang SATU.
Jan 03, 2010 @ 02:17:35
Dengan meniru kebiasaan nabi…
Feb 17, 2010 @ 16:02:52
Salam saudara admin,
Tanda kenabian, tanda pengakhiran kenabian sebenarnya terletak diantara dua lambung bahu kanan dan kiri.
Feb 17, 2010 @ 17:49:13
Terima kasih saudara Abdulllah kerana correction itu. MAsa tu saya tulis ditujukan kepada Kristian, x perasan ada saya tersilap tulis kerana asalnya lambung saya pergi tulis punggung, ih ih ih
Ogo 02, 2010 @ 11:20:41
sungguh besarnya mujizat nabi muhammad s.a.w.
Mei 27, 2011 @ 13:08:21
akusuka sama nabi
Jul 08, 2011 @ 15:26:03
susah la nak percaya Muhamad ni.
sudah ada Quran mengapa ada lagi hadith?
Maknanya Quran tidak lengkap tanpa hadith la ya?
Jul 08, 2011 @ 15:27:35
pada saya kan, kisah-kisah muhamad ini banyak sekali masalahnya.
Ogo 12, 2011 @ 02:53:11
Salaam semua. itu menunjukkan ajaran Islam ini SEMPURNA dan MENYELURUH. Perundangan Islam ada 4 iaitu AlQuran , Hadith, Ijmak ulamak dan Qias.
AlQuran mengandungi FIRMAN ALLAH 100% . Hadith adalah kata2 nabi Muhammad berdasarkan WAHYU dari Allah, kemudian contoh2 tauladan yang ditunjukkan oleh baginda serta pengakuannya.
Dalam AlQuran, ada hukum WAJIB, HARAM , sedangkan dalam hadith ada SUNAT , WAJIB, MAKRUH dan HARUS.
Jika yg WAJIB itu WAJIB dilakukan serta dapat PAHALA, dan BERDOSA jika tidak lakukan, contohnya seperti SOLAT WAJIB 5 waktu sehari semalam. tetapi yg SUNAT itu digalakkan MELAKUKAN serta dapat PAHALA, tetapi TIDAK BERDOSA jika tidak dilakukan, contohnya seperti SOLAT SUNAT, jilat jari selepas makan dan sebagainya.
Banyak perlu dipelajari tentang Islam untuk memahaminya lagi wahai ambiputra
Nov 29, 2011 @ 16:30:26
Tak boleh buka bacaan selanjutnya
Apr 11, 2013 @ 16:22:19
Mukjizat nabi Muhammad yg masih sekarang alqur’an itu yg menjadi panutan ya sob. terima kasih sudah berbagi