Sejarah Syeikh Muhammad Abdul Wahab & Dakwahnya

5 Komen


Kertas kerja ini telah dibentangkan pada 10 Julai 1994,
di Wacana Tokoh-Tokoh Mujaddid Islam di Universiti Teknologi Malaysia, Kuala Lumpur.
oleh Tuan Guru Abdul Qadir Al-Mandeely
(Guru di Masjidil Al-Haram Mekkah Al-Mukarramah)

Pendahuluan

Meskipun ilmu pengetahuan telah tersebar luas dikalangan masyarakat Islam dan fikiran umat Islam telah terbuka, namun tidak dapat dinafikan bahawa kesamaran serta syubhat ke atas Syiekh Muhammad Abdul Wahab (SMAW) masih lagi bersarang di dalam fikiran sesetengah umat Islam. Mereka terkeliru dengan dusta-dusta dan fitnah-fitnah yang dilemparkan oleh orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu ke atas SMAW.

Lagi

Walisongo

14 Komen


“Walisongo” berarti sembilan orang wali. Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Dradjad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati. Mereka tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga dalam hubungan guru-murid.

Maulana Malik Ibrahim adalah yang tertua. Sunan Ampel adalah anak Maulana Malik Ibrahim. Sunan Giri adalah keponakan Maulana Malik Ibrahim yang berarti juga sepupu Sunan Ampel. Sunan Bonang dan Sunan Drajad adalah anak Sunan Ampel. Sunan Kalijaga merupakan sahabat sekaligus murid Sunan Bonang. Sunan Muria anak Sunan Kalijaga. Sunan Kudus murid Sunan Kalijaga. Sunan Gunung Jati adalah sahabat para Sunan lain, kecuali Maulana Malik Ibrahim yang lebih dahulu meninggal.

Lagi

Al Imam Ibnu Qudamah Al Maqdisi

Tinggalkan komen


Ia adalah seorang imam,ahli fiqih dan zuhud, Asy Syaikh Muwaffaquddin Abu Muhammad Abdullah Bin Ahmad Bin Muhammad Ibnu Qudamah al-Hanbali al-Almaqdisi. Beliau berhijrah ke lereng bukit Ash-Shaliya, Damaskus, dan dibubuhkanlah namanya ad-Damsyiqi ash-Shalihi, nisbah kepada kedua daerah itu. Dilahirkan pada bulan Sya’ban 541 H di desa Jamma’il,salah satu daerah bawahan Nabulsi, dekat Baitil Maqdis,Tanah Suci di Palestina.

Saat itu tentara salib menguasai Baitil Maqdis dan daerah sekitarnya. Karenanya, ayahnya, Abul Abbas Ahmad Bin Muahammad Ibnu Qudamah,tulang punggung keluarga dari pohon nasab yang baik ini haijrah bersama keluarganya ke Damaskus dengan kedua anaknya, Abu Umar dam Muwaffaquddin ,juaga saudara sepupu mereka, Abdul Ghani al-Maqdisi,sekitar tahun 551 H (Al-Hafidz Dhiya’uddin mempunyai sebuah kitab tentang sebab hijrahnya pendududk Baitul Maqdis ke Damaskus.

Lagi

Dr Yusuf Qardhawi

Tinggalkan komen


The image “http://www.infopalestina.com/images/images02/Qaradawi.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.Lahir di sebuah desa kecil di Mesir bernama Shafth Turaab di tengah Delta pada 9 September 1926. Usia 10 tahun, ia sudah hafal al-Qur’an. Menamatkan pendidikan di Ma’had Thantha dan Ma’had Tsanawi, Qardhawi terus melanjutkan ke Universiti al-Azhar, Fakulti Ushuluddin. Dan lulus tahun 1952. Tapi gelaran doktornya baru dia perolehi pada tahun 1972 dengan disertasi “Zakat dan Dampaknya Dalam Penanggulangan Kemiskinan”, yang kemudian di sempurnakan menjadi Fiqh Zakat. Sebuah buku yang sangat komprehensif membahas persoalan zakat dengan nuansa moden. Sebab keterlambatannya meraih gelaran doktor, kerana dia sempat meninggalkan Mesir akibat kejamnya rejim yang berkuasa saat itu. Ia terpaksa menuju Qatar pada tahun 1961 dan di sana sempat mendirikan Fakulti Syariah di Universiti Qatar.

Lagi

Syaikh Ibnu Taymiyyah Rahimahullah

Tinggalkan komen


Taman rendang itu dipenuhi beraneka tanaman. Bunga-bunga mewangi, sementara buah ranum menyembul disela-sela dahannya yang rimbun. Di satu pokok, sebatang tunas tumbuh dan berkembang dengan segarnya. Batangnya kukuh, rantingnya dihiasi pucuk-pucuk daun lebat dengan akar terhujam ke bumi. Tunas itu khas. Ia berada di tempat yang khas. Jika fajar menyingsing sinar mentari menerpa pucuk-pucuknya. Ketika siang menjelang ia dipayungi rimbunan dahan di sekitarnya. Dan saat petang beranjak, sang raja siang pun sempat menyapa selamat tinggal melalui sinarnya yang lembut. Sang tunas tumbuh dalam suasana hangat. Maka tak hairan jika ia tumbuh dalam, berbuah lebat, berbatang kukuh dan berdahan rendang. Tunas itu adalah Taqiyyudin Ahmad bin Abdil Halim bin Taymiyyah.

Lagi

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 257 other followers