(La Tahzan.  DR. Aidh Al-Qarni. Hal 288)

Ibnu Hazm dalam bukunya Mudawatan Nufus menyebutkan bahawa salah satu faedah dari ilmu adalah menghindarkan bisikan syaitan di dalam jiwa, menghilangkan keresahan, kesuntukan, serta kesedihan. Pernyataan Ibnu Hazm ini benar, terutama bagi orang yang mencintai, yang mempelajari, dan yang mempraktikkannya dalam kehidupan kesehariannya.

Oleh sebab itu, para penuntut ilmu harus membahagi waktunya secara baik dan terencana. Ada waktu untuk menghafal, ada waktu untuk mengulang. Ada waktu untuk belajar dan menelaah yang sifatnya umum, ada waktu untuk mengambil kesimpulan, ada waktu untuk mengumpulkan dan menertibkan, dan ada pula waktu untuk merenung dan bertadabbur.

“Jadilah engkau orang yang kakinya berada di tanah namun cita-citanya berada di langit“