Arochman Yudi Eko Prasetyo
aye_rachman@yahoo.com

1. Mengubah HTML Menjadi ASP


Pada kesempatan ini, saya akan menerangkan sedikit trik dalam pemrograman ASP. Dari yang saya alami, ternyata pengetahuan tentang tata cara penulisan suatu program akan menjadi masalah tersendiri bila kita tidak memahaminya. Sebaliknya dengan pengetahuan ini kita akan terbantu dalam mempelajari suatu script.

Saya banyak menghadapi error program hanya karena saya lupa menaruh tanda petik, ataupun tanda sambung(&). Bagi pemula yang baru menyentuh dunia program, error semacam ini bisa menurunkan semangat belajar.

Anda akan merasakan nanti bila Anda sudah belajar memecah suatu script maupun pada saat Anda ingin menggabungkan satu scritp dengan script yang lain. Misalnya Anda mempunyai tiga artikel tentang membuat session, masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan, disitulah Anda harus bisa mengambil kelebihannnya dan menggabungkannya menjadi satu program yang utuh dan sempurna.

1. Menulis Delimiters (<%%>)
Delimiters adalah istilah yang menunjuk pada tanda <% —- %> dimana segala hal yang berada didalamnya adalah milik ASP. Setidaknya ada tiga cara penulisan delimiters.

Cara Pertama adalah dengan menuliskannya satu baris demi satu baris. Contoh :
<% dim kota %>
<% kota = “lampung” %>
<% = kota %>

Cara kedua adalah dengan campuran antara html dan asp. Contoh :
<% dim kota, propinsi %>
<% kota = “lampung” %>
<% propinsi = “Bandar Lampung” %>
<% response.write(kota) %>

<% = propinsi %>
perhatikan posisi
di atas, ia berada di antara taq asp yang terpisah.

Yang ketiga adalah dengan hanya menuliskan di awal dan di akhir script. Contoh :
<%
dim kota, propinsi
kota = “lampung”
propinsi = “Bandar Lampung”
Response.Write(kota)
Response.Write”

Response.Write(propinsi)
%>
ketiganya bisa Anda gunakan, cuma untuk keefektifan program disarankan lebih baik Anda menggunakan cara yang ketiga.

2. Penulisan Case
Penulisan case berarti kita akan mengikuti sebuah aturan apakah script ASP sangat sensitive terhadap bentuk huruf kapital dan kecil, atau tidak. Tidak seperti java dan c++, ASP tidak mengenal case sensitive. Artinya besar kecilnya huruf tidak mempengaruhi jalannya script.

Anda bisa menuliskan dengan gaya mini like this:
<% response.write”saya kangen emak” %>

atau dengan gaya gagah semacam ini :
<% RESPONSE.WRITE”Bandung adalah kota yang sangat indah” %>

atau dengan campuran :
<% Response.Write“blablablablablablablablablablablabla” %>

3. Menyambung Script
Suatu saat mungkin Anda menjumpai script yang panjang, yang membentang dari kiri ke kanan, tetapi bukan dari atas ke bawah lho. Tentu anda ingin memotong scritp tersebut agar nampak pendek dan rapi, bukan?

Di ASP Anda tidak bisa memotong script secara sewenang-wenang sebab setiap baris script akan dianggap sebagai satu baris yang berdiri sendiri.
Contoh :
<% Response.Write”saya akan pulang kampung bila saya sudah menjadi pegawai negeri sipil dan berpenghasilan di atas sepuluh juta rupiah” %>

untuk memotong script di atas menjadi tiga baris, Anda perlu membubuhkan tanda sambung (&) dan tanda strip bawah ( _ )

<% Response.Write”saya akan pulang kampung” & _
“bila saya sudah menjadi pegawai negeri sipil” & _
“dan berpenghasilan di atas sepuluh juta rupiah” & VbCrLf
%>
VbCrLf menandakan akhir suatu baris.

4. mengubah tag html menjadi asp
Perhatikan contoh script table.asp berikut ini :

saya akan membuat tabel menggunakan HTML murni :

kota wisata
Jepara Way Gambas
Jakarta Ragunan

kemudian tabel tersebut saya ubah menjadi bentuk asp;
perhatikan dan bandingkan:

<%
Response.Write”

” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _
“” & _

kota wisata
Jepara Way Gambas
Jakarta Ragunan

” & VbCrLf
%>

Saya harap Anda sudah bisa mengambil kesimpulan dari kedua cara untuk membuat table yang sama di atas. Saya hanya ingin menekankan bahwa dalam mengubah tag HTML menjadi ASP penggunaan tanda petik harus diperhatikan. Bila sebelumnya ada satu tanda petik maka kita harus menambah tanda petik lagi menjadi dua tanda petik. Contoh : Width = “316” menjadi width = “”316””.
Untuk bahan perbandingan, coba sekarang Anda hilangkan tanda petik dalam value suatu variable. Misalnya Width = “316” menjadi width = 316, baik yang berada di tag HTML maupun ASP.

 

Referensi Sumber Lintau.