Tenaga Metafisika adalah suatu bentuk energi dahsyat yang dapat didapat dengan berbagai cara. Antara lain dengan jalan diisi oleh sang guru atau dengan jalan bertapa dan berpuasa. Energi ini berasal dari luar tubuh manusia dengan berbagai macam kegunaan, misalnya untuk pertahanan diri, pengobatan, pukulan jarak jauh dan sebagainya.

Selain di dalam tubuhnya, manusia pun memiliki energi potensial di luar tubuhya. Energi yang ada di luar tubuhnya bersifat elektromagnetik karena memiliki muatan negatif dan positif dimana secara fungsional merupakan atmosfer yang menyelubungi tubuh manusia serta bergerak secara terus menerus, yang jika sudah diperkuat bisa berubah bentuk/fungsi sesuai keinginan manusia itu sendiri.

Secara umum gelombang elektromagnetik yang menyelubungi tubuh manusia ini dikenal dengan nama Aura. Pada masa ini dengan kemajuan teknologi optik keberadaan gelombang elektromagnetik tubuh tersebut dapat dibuktikan secara riil dengan hasil foto menggunakan Kamera Kirlian yang diciptakan oleh Kirlian, seorang ilmuwan berkebangsaan Rusia, yang kini disempurnakan menjadi Aura Camera 6000.

Dari aspek fungsional, dengan kamera tersebut kita dapat melihat selubung elektromagnetik yang menyelimuti tubuh manusia dengan perwujudan beragam spektrum warna dengan implikasi berdasarkan kondisi fisik dan psikisnya.

Potensi energi berupa gelombang elektromagnetik ini dapat ditingkatkan dayanya dengan melakukan penyerapan energi dari alam. Perlu diketahui bahwa tubuh kita memiliki mekanisme penyerapan dan ekstraksi energi dari alam sekitarnya dengan menggunakan kemampuan gelombang elektromagnetik tersebut.

Semakin besar daya yang dimiliki oleh gelombang elektromagnetik tubuh akan berdampak semakin besar pula kemampuan yang dimiliki oleh tubuh dalam memanfaatkan energi tersebut untuk berbagai macam kebutuhan.

Pendayagunaan gelombang elektromagnetik tubuh secara fungsional hanya mengandalkan program/perintah yang diberikan oleh pikiran kita. Secara otomatis energi gelombang elektromagnetik tubuh tersebut akan berfungsi sesuai perintah yang diberikan oleh otak kita.

Hal tersebut bukanlah merupakan sesuatu yang mengherankan, karena pada prinsipnya seluruh potensi materi dan non materi pada diri manusia berfungsi berdasarkan perintah-perintah yang diberikan oleh otak kita.

Gelombang elektromagnetik tersebut dapat dimanfaatkan antara lain sebagai berikut :
a. Membentuk energy shield yang bermanfaat untuk menahan serangan bibit penyakit, tahan terhadap cuaca yang ekstrim (panas/dingin) ataupun benturan secara fisik.
b. Mengobati berbagai macam penyakit dengan mekanisme percepatan regenerasi sel, peningkatan antibodi dan perubahan kode genetik bagi penyakit turunan.
c. Mempertahankan kondisi homeostatis tubuh.

Secara realitas konsep mengenai tenaga dalam dan tenaga metafisika secara faktual perspektif dan spektrumnya masih sangat luas dengan kompleksitas yang tinggi. Eksposisi di atas hanyalah sebagian kecil dari konsep mengenai tenaga dalam dan tenaga metafisika (gelombang elektromagnetis tubuh manusia).

Tiga golongan tenaga metafisika didunia :

a. Tenaga metafisika hitam murni
Merupakan suatu jenis tenaga metafisika yang didalam mendapatkannya dengan cara-cara yang sesat. Misalnya harus meminum darah bayi setiap bulan sekali sampai ilmunya sempurna, harus juga meminum darah perawan sebanyak yang telah ditentukan, dan lain sebagainya yang sifatnya sesat serta dikutuk oleh seluruh agama.

b. Tenaga metafisika golongan hitam berselubung putih
Yaitu suatu jenis tenaga metafisika yang didalam mendapatkannya melalui jalan yang kelihatannya baik, tetapi menjurus kepada bid’ah atau syirik. Tenaga metafisika semacam ini biasanya menggunakan mantera-mantera keagamaan atau syarat-syarat yang sifatnya ritual. Misalnya dengan berpuasa kepada ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan niat untuk mendapatkan ilmu, wirid-wirid yang mengada-ada, mantera-mantera dalam bahasa arab atau bahasa agama yang dianutnya, dan lain sebagainya seperti yang sudah dijelaskan dalam point penjelasan tenaga metafisika bantuan jin.

c. Tenaga metafisika golongan putih
Yaitu suatu jenis tenaga metafisika yang diberikan atau diturunkan langsung oleh Allah SWT tanpa perantaraan dan syarat-syarat tertentu. Tenaga metafisika tersebut bila diturunkan kepada Nabiyullah disebut mu’jizat, bila kepada wali atau penyebar agama Islam disebut karamah dan bila kepada manusia biasa disebut maunah, ada juga yang menyebut maunah sebagai ilmu laduni. Tenaga metafisika jenis ini bisa diturunkan kepada orang lain tetapi pertanggungjawabannya di akhirat nanti sangatlah berat. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Shaad mengenai mu’jizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Sulaiman as yang artinya :

“Lalu Kami tundukkan angin kencang untuk dia, angin mana saja dapat berhembus ke mana saja menurut kemauannya. Dan Kami tundukkan pula untuk dia syetan-syetan, semuanya ahli bangunan dan penyelam. Dan syetan-syetan yang lain yang membangkang bersama-sama diikat dengan belenggu. Inilah tiga ni’mat utama yang Kami karuniakan kepadamu, boleh engkau berikan kepada orang lain atau engkau tahan untuk dinikmati sendiri tanpa pertanggungjawabannya.” (QS Shaad : 36-39)

Jadi sudah jelas bahwa tenaga metafisika yang diturunkan oleh Allah SWT dapat diturunkan kepada orang lain, tetapi pertanggungjawabannya di akhirat kelak akan sangat berat.

Perbedaan Tenaga Metafisika dan Tenaga Dalam Tenaga Dalam Tenaga Metafisika

No.

Tenaga Dalam

Metafisika

1

Dibangkitkan melalui olah nafas dan latihan latihan khusus. Dibangkitkan melalui mantera-mantera, amalan, diisikan oleh sang guru dengan berbagai istilah.

2

Dalam pukulan jarak jauh, ada angin pukulan berhembus kuat dan benda sasaran akan hancur oleh angin tersebut. Dalam melakukan pukulan jarak jauh, tidak ada angin pukulan tapi lawan akan jatuh atau sasaran akan hancur.

3

Dapat melakukan pemecahan benda keras dengan tangan kosong tanpa bacaan tertentu. Dapat melakukan pemecahan benda keras tapi dengan bantuan jin dan bacaan tertentu.

4

Dalam pertahanan jarak jauh, orang yang menyerang terpental, benda padat akan hancur sebelum menyentuh tubuh. Hal ini bisa dilakukan oleh orang yang bertenaga dalam besar dan penyaluran sangat sempurna. Dalam pertahanan jarak jauh, penyerang harus dalam keadaan emosi supaya bisa terpental, tetapi bila dengan bantuan jin penyerang tidak harus emosi. Biasanya ada bacaan-bacaan khusus untuk menggunakannya.

5

Membentuk getaran-getaran hawa dingin dan hawa panas sesuai dengan cara orang itu berlatih. Tidak ada hawa panas dan dingin, tapi ada hawa yang menggerakan tubuh yang berasal dari luar tubuh yang disebut dengan medan elektro-magnetik tubuh

6

Tidak dapat dicabut Dapat dicabut

7

Semua gerakan digerakkan secara sadar. Ada gerakan bawah sadar dengan istilah kepekaan, sambatan, dsb.

8

Tidak ada pantangan karena dibangkitkan melalui latihan Ada yang memiliki pantangan dan ada yang tidak.

9

Kegunaannya sangat luas. Misalnya seperti menambah ketajaman panca indera, melipatgandakan tenaga, meringankan tubuh, membangkitkan ESP, atau untuk pengobatan. Satu ilmu hanya memiliki satu fungsi tetapi ada juga yang memiliki banyak kegunaan hingga seperti tenaga dalam. Inilah yang dipakai beberapa perguruan dengan dalih tenaga dalam.

Keterangan diatas adalah inti dari perbedaan antara tenaga dalam dan tenaga metafisika. Memang bagi orang awam sangat sulit untuk dibedakan tapi dengan sedikit keterangan ini semoga bisa dijadikan acuan untuk membedakan tenaga dalam dengan tenaga metafisika.

Sumber : http://www.hikmatul-iman.com

Advertisements